Lembayung menggantung dilangit
Aku berpeluh dipayung lelah
Memeluk harapan sekuat hati
Hati yang berdarah
Kecewa
Untuk cerita yang akan segera berakhir
Jemari ku berhenti dihalaman awal
Luka berserak
Darah kembali mengalir
Dari dalam hati
Tampilkan postingan dengan label Puisi Jiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Jiwa. Tampilkan semua postingan
Senin, 26 Agustus 2013
Selasa, 16 April 2013
Ilusi Sunyi
Rindu, aku tak lagi seperti yang dulu bahkan untuk sedetik yang baru saja berlalu, tapi aku tetaplah aku
Cinta, jika dalam hidup ini diberikan satu kesempatan untuk terlahir kembali maka aku ingin terlahir kembali, dan meraih hatimu lagi
Rindu, Tuhan saja hanya memberikan kita satu hati, lalu bagaimana aku bisa memiliki hati yang lebih selain untuk hatimu
Dan Cinta, Rindu, jadilah bola mataku maka kau akan mengerti seperti apa diriku
Agar kau tak salah memahami perasaanku dan rindu yang kumiliki betullah bertuan
Agar kau tak salah memahami perasaanku dan rindu yang kumiliki betullah bertuan
Kamis, 21 Maret 2013
Masih di Tempat yang Sama
| Lampuuk |
Kepergianmu kearah matahari tenggelam adalah sebuah mimpi yang telah ku telan
Disana, pada sepotong senja kau tinggalkan harapan seakan kembali. Kembali disini, merajut mimpi-mimpi kita yang telah tertunda
Tapi entah untuk waktu kapan?
Akupun tak pernah jemu untuk itu
Sabtu, 02 Maret 2013
Sebuah Pengharapan
![]() |
| Net |
Dengan hati, dengan jiwa dan dengan segala-galanya
Padamu aku telah berserah
Sangkiranya kau senja yang akan membawa malam
Membawa keindahan dalam bulan dan bintang
Aku melakukannya dengan penuh cinta
Cinta yang mendalam, cinta dari segala cinta
Meski aku telah mencinta
Begitulah
Luka
Selasa, 26 Februari 2013
Sebagai Hati yang Telah Terluka
Oh tidak untuk malam ini, Sayang
Biarkan aku merasakan cinta ini sendirian
Sebagai hati yang telah terluka
Biarkan
Biarkan angin meleraikan rambut-rambutku
Bermain diantara pipi-pipiku
Kita tidak untuk malam ini
Biarkan aku merasakan cinta ini sendiri
Sebagai hati yang telah terluka
Biarkan
Kajhu, Februari
Biarkan aku merasakan cinta ini sendirian
Sebagai hati yang telah terluka
Biarkan
Biarkan angin meleraikan rambut-rambutku
Bermain diantara pipi-pipiku
Kita tidak untuk malam ini
Biarkan aku merasakan cinta ini sendiri
Sebagai hati yang telah terluka
Biarkan
Kajhu, Februari
Celaka ! Kegilaan Lagi
Celaka !
Kegilaan lama kambuh lagi
Datang lagi
Celaka !
Seperti mereka yang kecanduan pada barang yang sejenis pil itu
Ya ekctasi, pil halusinasi itu
Senikmat itulah
Kegilaan lama kambuh lagi
Datang lagi
Celaka !
Seperti mereka yang kecanduan pada barang yang sejenis pil itu
Ya ekctasi, pil halusinasi itu
Senikmat itulah



