Minggu, 24 November 2013

Kerinduan Jiwa


Sejauh mata memandang kearah lautan biru, sebatas itulah fikiranku berkeliaran tak tertuju. Laut lepas nan dalam, dari kejauhan nampak damai nan tenang.  

Tiba-tiba aku merindukan hal seperti itu, tanpa peduli mungkin saja sesuatu yang menghanyutkan bersembunyi dibawah sana. Jiwaku seperti meronta, memanggil kedamaian agar mendekat kedalam peluk. Dekat dan sedekat-dekatnya.

Ah, aku tertunduk, menyembunyikan wajah malu dalam pangkuan. Kepala ku tempelkan pada dua lutut. Untuk mempereratnya, ku rapatkan dengan kedua tanganku.