![]() |
Sejauh mata memandang kearah lautan biru, sebatas itulah fikiranku berkeliaran tak tertuju. Laut lepas nan dalam, dari kejauhan nampak damai nan tenang.
Tiba-tiba aku merindukan hal seperti itu, tanpa peduli mungkin saja sesuatu yang menghanyutkan bersembunyi dibawah sana. Jiwaku seperti meronta, memanggil kedamaian agar mendekat kedalam peluk. Dekat dan sedekat-dekatnya.
Ah, aku tertunduk, menyembunyikan wajah malu dalam pangkuan. Kepala ku tempelkan pada dua lutut. Untuk mempereratnya, ku rapatkan dengan kedua tanganku.

